Aceh, 11/1/2026 — Gampong Babo Kecamatan Bandar Pusaka Kabupaten Aceh Tamiang menjadi saksi hadirnya kepedulian dan solidaritas kemanusiaan pada Minggu 11 Januari 2026. Komunitas Mimbar Jumat turun langsung ke lokasi terdampak banjir untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang tengah berjuang menghadapi dampak bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera khususnya Provinsi Aceh.
Kegiatan kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Ketua Komunitas Mimbar Jumat Ustadz Abdurrahman S Pd I. Kehadiran rombongan komunitas tersebut disambut haru oleh warga Gampong Babo yang selama beberapa waktu terakhir harus menghadapi banjir dan longsor yang mengganggu aktivitas serta kehidupan sehari hari.
Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pokok dan bantuan darurat yang sangat dibutuhkan oleh para korban. Aksi ini tidak hanya menjadi penyaluran logistik semata tetapi juga membawa pesan kuat tentang kepedulian sosial persaudaraan dan empati terhadap sesama anak bangsa yang sedang tertimpa musibah.
Saat diwawancarai redaksi Ustadz Abdurrahman S Pd I menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan hasil donasi dari masyarakat yang memiliki kepedulian tinggi terhadap saudara saudara mereka di Aceh yang sedang menghadapi dampak sosial pasca bencana banjir dan longsor. Ia menegaskan bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial adalah nilai utama yang ingin terus dihidupkan oleh Komunitas Mimbar Jumat.
Menurutnya musibah yang terjadi bukan hanya duka bagi masyarakat setempat tetapi juga menjadi tanggung jawab moral bersama untuk saling membantu dan menguatkan. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban para korban serta menjadi penyemangat agar mereka tetap kuat dan tabah dalam menghadapi ujian ini.
Aksi kemanusiaan Komunitas Mimbar Jumat ini menjadi gambaran nyata bahwa kepedulian masyarakat masih sangat kuat. Di tengah berbagai tantangan solidaritas sosial terus tumbuh dan bergerak melampaui batas wilayah. Kegiatan ini diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk turut ambil bagian membantu korban bencana serta memperkuat rasa persatuan dan kemanusiaan di seluruh Indonesia. (Andre)

