Kepedulian Tanpa Batas: Syah Afandin Kirim Bantuan ke Dusun Terisolir Paluh Nipah di Tengah Bencana Banjir

Spread the love

Langkat, 10 Desember 2025 — Di tengah tantangan perubahan iklim yang semakin sering memicu bencana di berbagai daerah, Kabupaten Langkat kembali menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga keselamatan dan ketangguhan warganya. Aksi cepat tanggap ditunjukkan oleh Bupati Langkat, H. Syah Afandin, SH, yang mengirimkan bantuan sembako kepada warga korban banjir di Dusun II Paluh Nipah, Desa Pematang Cengal, Tanjung Pura, wilayah yang hingga kini masih terisolir akibat tingginya genangan air.

Bantuan tersebut diantarkan langsung oleh Tim Loyalis Bang Ondim, dipimpin oleh Ariswan selaku Koordinator dan Mika Andrea sebagai Sekretaris. Mereka turut didampingi Rica Nerita Vera, Kabid UMKM Dinas Koperasi Langkat, yang berperan penting dalam memfasilitasi armada pengangkutan. Sejumlah aktivis sosial, termasuk Nasbah Mufida dan Sri Astuti, juga ikut ambil bagian dalam misi kemanusiaan ini.

Paket sembako disalurkan kepada warga yang telah berhari-hari mengalami keterbatasan akses, kekurangan logistik, serta tekanan psikologis akibat isolasi wilayah. Ibu Mariana, mewakili warga dan didampingi Pak Ijun, menyampaikan rasa haru dan terima kasih mereka kepada Bupati Langkat beserta jajaran terkait.

“Terima kasih Bapak Bupati Langkat H. Syah Afandin yang sudah sangat peduli kepada kami para warga yang terisolir akibat banjir. Bantuan ini sangat berarti, karena sejauh ini masih minim sekali bantuan yang kami terima. Kami juga berterima kasih kepada Kadis Sosial dan Tim Loyalis Bang Ondim, serta kepada Ibu Rica Nerita Vera yang telah memfasilitasi armada hingga bantuan ini sampai ke kampung kami,” ucap Mariana.

Dalam kesempatan itu, Ariswan menyampaikan salam hangat dari Bupati Langkat dan mengajak seluruh warga untuk tetap berdoa agar banjir segera surut. Ia berharap kondisi Kabupaten Langkat dapat kembali normal dan masyarakat bisa melanjutkan aktivitas seperti sediakala.

Di tengah cobaan yang datang tanpa kompromi, kehadiran pemerintah dan relawan menjadi penopang moral yang sangat dibutuhkan masyarakat. Bantuan ini bukan hanya sekadar paket sembako, melainkan simbol kepedulian dan solidaritas—bahwa tidak ada warga yang dibiarkan berjuang sendirian.

Semoga aksi nyata ini menjadi inspirasi bagi lebih banyak pihak untuk ikut bergerak. Dengan gotong royong dan rasa kemanusiaan, Langkat dan daerah-daerah terdampak lainnya diyakini dapat bangkit lebih kuat dari sebelumnya.red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *