BATU BARA — Ketua Karang Taruna Kecamatan Tanjung Tiram, Arya Dharma, S.Pd., menghadiri rapat konsolidasi terkait fasilitas advokasi bidang pencegahan narkoba yang digelar pada Selasa, 30 September 2026.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi dan kepedulian berbagai elemen masyarakat dalam mencegah penyalahgunaan serta peredaran narkoba, khususnya di kalangan generasi muda.
Dalam kesempatan tersebut, Arya Dharma mengajak seluruh pemuda dan masyarakat Kecamatan Tanjung Tiram untuk bersama-sama menjauhi narkoba.
Menurutnya, narkoba merupakan musuh bersama yang dapat memberikan dampak serius terhadap masa depan generasi muda, keluarga, maupun lingkungan masyarakat.
“Mari kita bersama-sama menjauhi narkoba. Narkoba adalah musuh kita bersama. Karena itu, kita harus membangun lingkungan yang mampu melindungi generasi muda dari bahaya narkoba,” pesan Arya Dharma.
Ia menilai, salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah generasi muda terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba adalah dengan mengarahkan mereka pada berbagai kegiatan positif.
Kegiatan olahraga, organisasi kepemudaan, kegiatan sosial, keagamaan, hingga aktivitas kreatif dinilai dapat menjadi wadah bagi para pemuda untuk mengembangkan potensi sekaligus menghindari lingkungan yang berisiko.
Arya juga mengingatkan pentingnya peran keluarga, terutama orang tua, dalam memberikan pendidikan dan pengawasan kepada anak-anak.
“Cara mendidik dan mengawasi anak-anak juga harus diperketat. Orang tua memiliki peran penting dalam memberikan pemahaman sejak dini tentang bahaya narkoba,” ujarnya.
Selain keluarga dan masyarakat, Arya berharap pemerintah terus memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan positif yang digagas para pemuda.
Menurutnya, dukungan pemerintah terhadap aktivitas kepemudaan dapat menjadi salah satu bentuk investasi sosial dalam membangun generasi yang produktif dan bebas dari narkoba.
“Pemerintah harus selalu mendukung dan memberikan support terhadap setiap kegiatan positif para pemuda. Dengan begitu, energi dan kreativitas pemuda dapat disalurkan ke hal-hal yang bermanfaat,” katanya.
Arya berharap sinergi antara pemerintah, masyarakat, keluarga, organisasi kepemudaan, dan seluruh elemen terkait dapat terus diperkuat sehingga upaya pencegahan narkoba tidak hanya dilakukan ketika muncul persoalan, tetapi menjadi gerakan bersama yang berkelanjutan.
Ia menegaskan, menciptakan lingkungan yang sehat dan aman dari narkoba merupakan tanggung jawab bersama.
“Mari kita jaga generasi muda kita. Jauhi narkoba dan perbanyak kegiatan positif,” pungkasnya.Red
