Dukung Hilirisasi Aluminium Nasional, INALUM Lakukan Benchmarking Kargo Bersama Pelabuhan Tanjung Priok

Spread the love

BATU BARA – Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lapangan menjadi fondasi utama dalam menciptakan efisiensi operasional yang berkelanjutan. Hal ini mendorong PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) menerima kunjungan benchmarking strategis dari PT Pelabuhan Tanjung Priok, Jumat (6/2/2026).

Kunjungan tersebut difokuskan pada pertukaran perspektif terkait standar penanganan kargo yang aman, efektif, dan sesuai praktik terbaik industri kepelabuhanan. Terminal Kijing dipilih sebagai lokasi karena perannya yang strategis dalam mendukung rantai pasok bahan baku alumina bagi hilirisasi aluminium nasional.

Dalam operasional, memastikan setiap ton kargo alumina tertangani dengan tepat membutuhkan pengamatan dan pengelolaan cermat. Mulai dari mekanisasi peralatan, efektivitas alur kerja, hingga penerapan prosedur keselamatan di lapangan – seluruh aspek krusial untuk menjaga kelancaran operasional dan meminimalkan risiko kerja.

INALUM menegaskan bahwa K3 bukan sekadar prosedur administratif, melainkan fondasi utama untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan keselamatan kerja. Fokus ini menjadi landasan kolaborasi bersama PT Pelabuhan Tanjung Priok dalam menyelaraskan standar operasional.

Melalui benchmarking ini, kedua pihak berharap dapat mengoptimalkan layanan kargo di Terminal Kijing secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat dukungan terhadap program hilirisasi aluminium nasional yang menjadi prioritas pemerintah.

Kolaborasi ini juga menjadi wujud nyata sinergi antar-BUMN dalam menciptakan sistem kepelabuhanan yang aman, efisien, dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional maupun global.ms

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *